Dampak Positif dan Negatif Kemajuan Teknologi Informasi
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF KEMAJUAN TEKNOLOGI
INFORMASI
Sebelum kita menuju ke pembahasan inti, kita harus mengetahui dahulu
definisi dan sejarah teknologi informasi tersebut, sejarah singkat teknologi
informasi :
Pada awal sejarah, manusia bertukar
informasi melalui bahasa. Jadi bahasa adalah teknologi, bahasa memungkinkan
seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain tetapi tidak
bertahan selama Setelah pidato selesai, maka informasi yang berada di tangan
penerima akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu, rentang suara
juga terbatas.
Setelah teknologi untuk memberikan
informasi melalui gambar. Dengan gambar jangkauan bisa lebih lanjut informasi.
Gambar ini dapat dilakukan dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu ada
informasi yang akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan zaman
purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat mencoba
memahami informasi yang ingin disampaikan produsen.
Penemuan alfabet dan angka arab
memfasilitasi penyampaian informasi yang lebih efisien daripada metode
sebelumnya. Sebuah gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi
alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943.
Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.
Kemudian, teknologi percetakan
memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat. Teknologi elektronik seperti
radio, televisi, komputer menjadi lebih cepat sehingga informasi yang tersebar
di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.
Dan pengertian teknologi informasi menurut para ahli :
1.
Menurut Mc Leod
Sistem informasi
adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari
semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi
2. Menurut Tata
Sutabri, Kom., MM
Sistem informasi
adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan
pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam
kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak
luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.
3. Menurut Erwan Arbie
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan dan dukungan
operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu memfasilitasi
penyediaan laporan yang diperlukan.
4. Menurut Tafri D. Muhyuzir
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, diklasifikasikan dan
diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi entitas terkait
tunggal dan mendukung satu sama lain sehingga menjadi informasi berharga bagi
mereka yang menerimanya.
5. Menurut O’Brien
Sistem informasi adalah kombinasi dari setiap unit dikelola orang
(orang), hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), jaringan
komputer dan jaringan komunikasi data (komunikasi), dan database (basis data)
yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi tentang yang bentuk
organisasi.
6. Menurut Leitch Rosses
Sistem informasi express adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung kegiatan
operasi, manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak
luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
7. Menurut Lani Sidharta
Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang berisi
serangkaian terpadu komponen – komponen dan manual bagian – komponen
terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, mengolah data, dan
menghasilkan informasi bagi pengguna.
8. Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
kegiatan manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak
luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
9. Menurut Gordon B. Davis (1991: 91)
Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima input data dan
instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.
10. Menurut John F. Nash (1995: 8)
Sistem informasi adalah Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia,
fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang ditujukan
untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses transaksi tertentu dan
rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar
untuk pengambilan keputusan yang tepat.
11. Menurut Kertahadi (2007)
Sistem informasi adalah alat untuk menyajikan informasi sedemikian rupa
sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk memberikan
informasi dalam perencanaan, memulai, pengorganisasian, operasional sebuah
perusahaan yang melayani sinergi organisasi dalam proses mengendalikan
pengambilan keputusan.
12. Menurut Rommey (1997: 16)
Sistem informasi yang diselenggarakan cara untuk mengumpulakn,
memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan terorganisir cara untuk menyimpan,
mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi dengan cara yang suatu
organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
DAMPAK POSITIF
KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI
Baiklah reader
kami disini akan membahas apa yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua,
yaitu tentang hal-hal yang setiap hari kita temukan atau gunakan, tidak lain
dan tidak bukan yaitu teknologi , banyak sekali perubahan yang mungkin secara drastis
yang dilakukan oleh sesuatu yang memiliki nama teknologi ini, perkembangan
teknologi juga dapat menjadikan dampak positif dan dampak negatif, hal ini
dapat dilihat dari berbagai bidang yaitu:
1) Bidang
politik
a. Timbulnya kelas
menengah baruPertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong
munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka
sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan,
kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik
dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
b. Proses
regenerasi kepemimpinan.Sudah barang tentu peralihan generasi
kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang
diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
c. Di bidang
politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya
regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan
kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi
transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu
akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan
melahirkan kekuatan ekonomi baru.
2) Bidang
Informasi dan komunikasi
Dalam bidang
informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari
kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
a. Kita akan lebih
cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian
manapun melalui internet.
b. Kita dapat
berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
melalui handphone
c. Kita
mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
3) Bidang
Ekonomi dan Industri
Dalam bidang
ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita
rasakan manfaat positifnya antara lain:
a. Pertumbuhan
ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya
industrialisasi.
c. Produktifitas
dunia industri semakin meningkat
Kemajuan teknologi
akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek
teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi
yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan
produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di
dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan
segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual
melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan
secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting
konsumen tidak perlu pergi ke toko.
d. Persaingan
dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan
pengetahuan yang dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi,
akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang
diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan
adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan
pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga
kerja yang berubah tersebut.
e. Di bidang
kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi
komoditi. Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain;1.
terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang
sesuai dengan yang dibutuhkan2. Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang
ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral
mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang
bermental “instant”.
4) Bidang Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan
teknologi bisa kita lihat :
a. Perbedaan
kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin
besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia
pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah
perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang
tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang
ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa
peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang
memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri,
dan berbagai jabatan penting lainnya.
b. Meningkatnya
rasa percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena
yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya
diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa
Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan,
kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
5) Bidang
Pendidikan
Teknologi
mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:
a. Munculnya media
massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan
b. Munculnya
metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru
yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi
tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
c. Sistem
pembelajaran tidak harus melalui tatap muka
Dampak Positif
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
·
Informasi yang
dibutuhkan untuk menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam mengakses tujuan
pendidikan.
- Inovasi
dalam pembelajaran tumbuh di hadapan e-learning inovasi yang lebih
memudahkan proses pendidikan.
- Kemajuan
TIK juga akan memungkinkan pengembangan teleconference kelas virtual atau
kelas yang berbasis yang tidak memerlukan pendidik dan peserta didik
berada dalam satu ruangan.
- Sistem
administrasi pada lembaga pendidikan akan lebih mudah dan lancar karena
penerapan sistem TIK.
- Munculnya
media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber pengetahuan dan
pendidikan pusat.
- Munculnya
metode pembelajaran yang baru, yang memungkinkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi menciptakan metode baru
yang membuat siswa mampu memahami materi yang abstrak, karena materi dapat
dibuat dengan bantuan teknologi abstrak.
- Sistem
pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi
proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dan guru, tetapi juga
dapat menggunakan layanan pos, internet dan lain-lain.
- Mengurangi
lag dalam penggunaan TIK dalam pendidikan dibandingkan dengan
negara-negara berkembang dan negara maju lainnya.
- Peningkatan
kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi.
- ICT
sebagai sistem pendukung keputusan dalam dunia pendidikan. Guru
meningkatkan kompetensi mereka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan
profil lembaga pendidikan yang diakui oleh Pemerintah.
- Berbagi
hasil penelitian, penelitian yang dipublikasikan dalam internet akan mudah
digunakan oleh orang lain di seluruh penjuru dunia dengan cepat.
- Konsultasi
dengan ahli, konsultasi ahli di bidang undangan dapat dilakukan dengan
mudah bahkan jika para ahli sangat banyak di tempat.
- Perpustakaan
online, perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
- Diskusi
online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
- Kelas
online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga
pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka.
“Computer Aided Instruction” telah melihat sedikit peningkatan kinerja
siswa pada pilihan ganda, pengujian standar di beberapa daerah. Computer
Aided (atau dibantu) Instruksi (CAI), yang umumnya mengacu pada siswa
belajar mandiri atau tutorial pada PC, telah terbukti sedikit meningkatkan
nilai tes siswa dalam membaca dan matematika keterampilan atau mata
pelajaran lain, meskipun apakah peningkatan ini berkorelasi dengan
peningkatan yang signifikan dalam belajar siswa.
- TIK
digunakan dalam mata pelajaran sekolah yang berbeda. Penggunaan ICT untuk
simulasi dan pemodelan dalam sains dan matematika telah terbukti efektif,
karena memiliki perangkat lunak pengolah kata dan komunikasi (e-mail)
dalam pengembangan bahasa dan kemampuan komunikasi siswa.
- Akses
luar sekolah mempengaruhi kepercayaan pengguna. Siswa yang menggunakan komputer
di rumah juga menggunakan komputer di sekolah lebih sering dan lebih
percaya diri daripada siswa yang tidak memiliki akses di rumah mereka
DAMPAK NEGATIF
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Disamping
keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi
tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
1. Bidang Informasi dan Komunikasi :
a. Pemanfaatan
jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b. Penggunaan
informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa
disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
c. Kerahasiaan
alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi
tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara
langsung dari internet.
d. Kecemasan
teknologi Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer.
Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting
dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi.
Rusaknya modem internet karena disambar petir.
2. Bidang Sosial dan Budaya :
1. Kemerosotan
moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan
berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat
menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
2. Kenakalan dan
tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan
tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan
penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret,
pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
3. Pola interaksi
antar manusia yang berubah Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga
golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang
disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk
berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet,
dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu
tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada
banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk
berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang
yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet
relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang
asing kapan saja.
3. Bidang Pendidikan :
a. Kerahasiaan
alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven,
Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari
permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan
pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui
internet tersebut.
b. Penyalahgunaan
pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita
tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang
berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu
komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan
lain-lain.
Dampak Negatif
Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan
Ada biaya besar
yang terlibat antara siswa miskin dan pendidikan yang bisa berakhir menjadi
kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor kesenjangan digital. Beberapa
dampak negatif dari da Komunikasi Teknologi Informasi dalam pendidikan, antara
lain:
- Kemajuan
TI akan semakin memudahkan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
karena akses mudah ke data yang menyebabkan orang plagiatis akan melakukan
kecurangan.
- Meskipun
sistem administrasi suatu lembaga pendidikan seperti sistem tanpa celah,
tetapi jika ada kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan
berakibat fatal.
Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (jangka pendek perhatian). - Tes
Program kerahasiaan semakin terancam tes kecerdasan seperti tes Raven,
Differential Uji bakat dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan
masalah tes psikologis yang ada akan mudah bocor, dan pengembangan tes
psikologi harus berpacu dengan tingkat kebocoran melalui internet.
- Penyalahgunaan
pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak pidana. Kita
tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi e-book
tinggi berpengetahuan tetapi moral yang rendah. Misalnya, dengan ilmu
komputer yang tinggi maka orang akan mencoba untuk menerobos sistem
perbankan dan lain-lain.
- Tidak
membuat TI sebagai media atau sarana hanya dalam belajar, misalnya, kita
tidak hanya men-download, tapi masih membeli buku cetak, tidak hanya
mengunjungi perpustakaan digital, tetapi juga masih mengunjungi
perpustakaan.
- Pertimbangkan
penggunaan TI dalam pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang masih berada
dalam kendali sementara membuat pembelajaran dengan TI. Analisis pro dan
kontra penggunaan.
- Mahasiswa
dan kadang-kadang guru, bisa aspek adiktif teknologi, bukan isi pelajaran.
Hanya karena topik dapat diajarkan melalui TI, itu tidak berarti bahwa itu
diajarkan secara efektif melalui TI. Bahkan jika subjek dapat diajarkan
secara efektif melalui TI, dan ada uang yang tersedia, itu tidak berarti
bahwa selalu ada manfaat untuk itu. Ada banyak penelitian atau studi yang
dilakukan untuk melihat dan melihat apakah penggunaan TIK dapat meningkatkan
pembelajaran.
- Perlu
untuk tujuan yang jelas. TI dipandang kurang efektif (atau tidak efektif)
saat tujuan penggunaannya tidak jelas. Seperti untuk menggunakan internet
untuk mencari video porno saat menggunakan komputer di sekolah.
DAMPAK PSIKOLOGIS
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Selain adanya
kelebihan pada teknologi komunikasi (hi-tech communication) yang telah
disinggung pada bagian sebelumnya maka sebenarnya terdapat beberapa dampak
psikologis, antaranya;
1. Individual space meningkat, yaitu
meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media
komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di
depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di
dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan
individual space tersebut.
2. Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena
meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka
informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu
burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi
unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu
burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk
mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali
gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan
tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety)
karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
3. Kebutuhan komersial masyarakat meningkat;
sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan
mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini
digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk
memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.
4. Kriminalitas meningkat; jika kita melihat
tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus
yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan
lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling
perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di
dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan
kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat
kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
5. Pemenuhan rasa ingin tahu (need of
curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran
yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau
penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi,
terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di
internet dengan menggunakan kata kunci tertentu. Mudah kan?
6. Tehnologi dapat mengurangi kreativitas;
teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh
karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut.
Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di
kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak
pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan
Baiklah
demikianlah dampakya yang kita sebagai manusia yang sehat jasmani dan rohani
dapat mengambil kesimpulan atau hikmah dari perkembangan teknologi informasi
ini , apa yang harus kita lakukan dan apa yang harus kita manfaatkan dari semua
perkembangan ini, semua sudah jelas apa dampak dari semua itu. Just do the best
!

0 Response to "Dampak Positif dan Negatif Kemajuan Teknologi Informasi"
Post a Comment